Menu

Mode Gelap
Terjebak di Kamboja: Kisah Pilu Elinda, PMI Bogor Kelaparan dan Ingin Bunuh Diri Hari Pelaut Sedunia 2026: Menjalankan Perdagangan Dunia, Menanggung Risiko, Menunggu Kepastian Hukum Agus Gia Apresiasi Konsuler KBRI Amman Pantau Kondisi PMI Sukabumi Korban Trafficking Beban Biaya Perawatan Rp1,3 Miliar, Nurlani Akhirnya Diselamatkan Solidaritas Buruh Lintas Negara Anggota DPR Cellica Nurrachadiana Desak Disnaker Karawang Cegah Penempatan Non Prosedural Indonesia-Jerman Teken LoI Peningkatan Kapasitas CPMI Sektor Kesehatan dan Teknologi Tinggi

Berita

Ramai di Medsos, Korban Kebakaran Hong Kong: Ernawati Wafat Memeluk Bayi Majikan

badge-check


					Poto Ernawati yang diunggah oleh sejumlah akun di media sosial Perbesar

Poto Ernawati yang diunggah oleh sejumlah akun di media sosial

Pagi ini media sosial diramaikan kabar duka tentang meninggalnya seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong. Ernawati, PMI asal Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dikabarkan menjadi korban kebakaran di Tai Po, Hong Kong. Ia ditemukan meninggal dunia dalam keadaan memeluk bayi majikannya. Bayi tersebut dilaporkan selamat, meski masih dalam kondisi kritis.

Sejumlah akun media sosial mengunggah kabar ini sekitar pukul 6 pagi waktu setempat. Devie Kaylaa P Cantika menuliskan:

“Bismillahirrahmanirrahim, dek surga buat jenengan. Jenengan meninggal dalam berjihad mencari nafkah untuk keluargamu. Mari sejenak kita meluangkan waktu untuk mendoakan beliau. Al-Fatihah.”

Unggahan serupa juga datang dari Ainun Salsabila:

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Duka dari korban kebakaran kemarin di Tai Po, Hong Kong. Mbak Ernawati asal Dampit, Malang, meninggal dunia dalam keadaan memeluk bayi majikan. Bayinya kini masih kritis. Semoga surga panggonane sampeyan mbak. Al-Fatihah,” katanya

Hartatik Naak Rantau menambahkan doa:

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Rest in Peace korban kebakaran di Tai Po, Hong Kong. Mbak Ernawati dari Dampit, Malang, meninggal dunia dalam keadaan memeluk bayi yang dijaga. Bayinya selamat namun kritis. Semoga Allah menempatkan beliau di Jannah-Nya. Amin,” doanya

Ungkapan duka juga datang dari Hariyani Yayan Phaynie:

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Gugur lagi satu pahlawan devisa asal Dampit, Malang. Beliau ditemukan tengah memeluk bayi momongannya. Kondisi beliau meninggal dunia, sedangkan bayi yang dipeluk kritis. Semoga husnul khotimah mbak. Sugeng tindak,” harapnya.

Sementara itu, Bonnie Hk-mo menyampaikan bahwa pada tengah malam tadi, ia masih berkomunikasi dengan keluarga Ernawati yang belum sepenuhnya percaya kabar tersebut.

“Saya masih WhatsApp dengan keluarganya pukul 12.04, mereka hanya minta berita yang valid. Bahkan satu jam sebelumnya saya masih komunikasi dengan Ernawati. Dia kirim data dan paspornya. Ernawati orang Dampit, Malang, kelahiran 1988, masih muda,” jelas Bonnie.

Bonnie mengimbau agar semua pihak tetap menghargai keluarga yang masih menunggu kepastian. Ia berharap informasi yang beredar bisa lebih valid, dan tetap ada mukjizat dari Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Lainnya

Terjebak di Kamboja: Kisah Pilu Elinda, PMI Bogor Kelaparan dan Ingin Bunuh Diri

23 Juni 2026 - 15:46 WIB

Hari Pelaut Sedunia 2026: Menjalankan Perdagangan Dunia, Menanggung Risiko, Menunggu Kepastian Hukum

23 Juni 2026 - 10:20 WIB

Agus Gia Apresiasi Konsuler KBRI Amman Pantau Kondisi PMI Sukabumi Korban Trafficking

22 Juni 2026 - 10:18 WIB

Beban Biaya Perawatan Rp1,3 Miliar, Nurlani Akhirnya Diselamatkan Solidaritas Buruh Lintas Negara

20 Juni 2026 - 17:38 WIB

Anggota DPR Cellica Nurrachadiana Desak Disnaker Karawang Cegah Penempatan Non Prosedural

19 Juni 2026 - 09:50 WIB

Trending di Berita